Sabtu, 27 Juni 2009

Suku Bajau di Sabah


Pantai pasir putih yang bersih terhampar luas. Laut dangkal berair bening seolah memamerkan keindahan warna-warni terumbu karang. Pohon kelapa berdiri menjulang dan melambai-lambaikan daunnya. Seketika kesan yang terbersit adalah keindahan alam bak surga nan nyata. Tak ada kebisingan lantaran tak ada satupun kendaraan bermotor di sana. Hanya hamparan alam yang bersih dan indah.Begitulah kehidupan salah satu pulau yang dihuni suku Bajau di Sabah, Malaysia. Suku tradisional ini sejatinya dikenal berumah di perahu dan hidup sebagai penjelajah laut yang handal. Namun, sejak awal abad 20, sudah mulai ada suku Bajau yang merapat ke daratan berupa pulau kecil. Di sana mereka membangun gubuk-gubuk dari kayu dan daun kelapa, dan menambatkan perahu tradisional mereka.

Salah satu pulau berpenghuni suku Bajau bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam dengan perahu kayu bermesin tunggal dari Semporna, kota di ujung timur Kalimantan Utara, negara bagian Sabah, Malaysia



Tidak ada komentar:

Comments Box

Comments:

Comment Box